Tips Atasi Nifas Lebih 40 Hari Sesuai Quran Hadits


Assalamu'alaikum, wr wb
Halo para penjemput rezeki Allah, kali ini kami akan share bagaimana menangani nifas (darah pasca melahirkan) yang lebih dari 40 hari.

Nifas kan jatahnya 40 hari nih.
Nah sekitar hari ke 35 udah mulai berhenti flek/bercak darahnya.
Aku buat junub, sholat dong

Hari ke
36, keluar flek
37, insyaAllah bisa full sholat 5 waktu
38-40, keluar flek
41-42, keluar flek saya menghukumi ini darah istikhado, jadi junub sekali, lalu tiap mau sholat ganti pembalut, dan sholat
43, TIDAK Ada Flek, tp blm mencoba utk sholat
44, tidak ada flek, mencoba sholat dhuhur ..dst

46-47, flek2 merah, mulai sebelum dhuhur
48, jumlah tambah banyak Saat idul adha 22 Agustus 2018

Dari situ aku mencoba menderes lagi catatan tentang nifas. Coba simak ya.

Batas maksimal waktu nifas menjadi perselisihan di kalangan ulama', pendapat-pendapat mereka disajikan secara lengkap oleh Imam Tirmidzi :

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَتْ النُّفَسَاءُ تَجْلِسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فَكُنَّا نَطْلِي وُجُوهَنَا بِالْوَرْسِ مِنْ الْكَلَفِ
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ أَبِي سَهْلٍ عَنْ مُسَّةَ الْأَزْدِيَّةِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ وَاسْمُ أَبِي سَهْلٍ كَثِيرُ بْنُ زِيَادٍ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى ثِقَةٌ وَأَبُو سَهْلٍ ثِقَةٌ وَلَمْ يَعْرِفْ مُحَمَّدٌ هَذَا الْحَدِيثَ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ أَبِي سَهْلٍ وَقَدْ أَجْمَعَ أَهْلُ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالتَّابِعِينَ وَمَنْ بَعْدَهُمْ عَلَى أَنَّ النُّفَسَاءَ تَدَعُ الصَّلَاةَ أَرْبَعِينَ يَوْمًا إِلَّا أَنْ تَرَى الطُّهْرَ قَبْلَ ذَلِكَ فَإِنَّهَا تَغْتَسِلُ وَتُصَلِّي فَإِذَا رَأَتْ الدَّمَ بَعْدَ الْأَرْبَعِينَ فَإِنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ الْعِلْمِ قَالُوا لَا تَدَعُ الصَّلَاةَ بَعْدَ الْأَرْبَعِينَ وَهُوَ قَوْلُ أَكْثَرِ الْفُقَهَاءِ وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَابْنُ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَقُ وَيُرْوَى عَنْ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ أَنَّهُ قَالَ إِنَّهَا تَدَعُ الصَّلَاةَ خَمْسِينَ يَوْمًا إِذَا لَمْ تَرَ الطُّهْرَ وَيُرْوَى عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ وَالشَّعْبِيِّ سِتِّينَ يَوْمًا
(HR. Tirmidzi: 129/139) Albany-Hasan Shahih

_Dari Ummu Salamah ia berkata; "Pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wanita-wanita yang habis melahirkan duduk berdiam diri selama *empat puluh hari*, kami memoles wajah kami dengan waras (sejenis tumbuhan) karena sebab warna hitam." Abu Isa berkata; "Ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Abu Sahl, dari Mussah Al Azdiah dari Ummu Salamah." Dan Nama Abu Sahl adalah Katsir bin Ziyad. Dalam hal ini Muhammad bin Isma'il berkata; "Ali bin Abdul A'la dan Abu Sahl adalah orang yang terpercaya." Dan Muhammad tidak mengetahui hadits ini kecuali dari hadits Abu Sahl. Para ulama telah sepakat bahwa para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, tabi'in dan orang-orang sesudah mereka telah sepakat, bahwa wanita yang habis melahirkan boleh meninggalkan shalat selama *empat puluh hari*, kecuali jika ia telah suci sebelum itu, maka ia harus mandi dan shalat. Apabila ia melihat darah setelah empat puluh hari, maka sebagian ulama berkata; "Ia tidak boleh meninggalkan shalat setelah empat puluh hari." Ini adalah pendapat sebagian besar fuqaha seperti Sufyan Ats Tsauri, bin Al Mubarak, Syafi'i, Ahmad dan Ishaq. Dan diriwayatkan pula dari Al Hasan Al Bashri, ia berkata; "Sesungguhnya wanita yang habis melahirkan ia tidak shalat selama *lima puluh hari* jika ia tidak melihat bahwa ia telah suci." Dan diriwayatkan pula dari 'Atha bin Abu Rabah dan Asy Sya'bi; yaitu *enam puluh hari.*"_

Imam Tirmidzi secara gamblang menerangkan bahwa praktek zaman Nabi,  Shahabat maupun Tabi'in boleh meninggalkan shalat selama 40 hari,  umpama sebelum 40 hari sdh bersih tdk harus nunggu 40 hari dulu tapi harus langsung shalat ketika bersih

Tapi ketika sdh lewat 40 hari kok darahnya masih ada,  maka ulama' zaman dulu berbeda pendapat :

A.  Setelah 40 hari kok masih keluar darah maka harus tetep shalat (darahnya dihukumi darah istikadhah), mayoritas ulama' top zaman dulu berpendapat dengan pendapat ini,  seperti : Sofyan Ats Tsauri,  Ibnu Mubarok,  Syafi'i,  Ahmad dan Ishaq

B.  Setelah 40 hari kok darah masih keluar,  maka boleh tidak shalat sampai batas akhirnya 50 hari,  ulama' yang pendapat ini adalah pendapatnya Hasan Al Basri

C.  Setelah 40 hari kok darah masih keluar,  maka boleh tidak shalat sampai batas akhirnya 60 hari, ulama' yang berpendapat ini adalah Atha' bin Abu Rabah dan Asy Sya'bi

Adapun praktek yang dipilih oleh guru ngajiku adalah pendapat yang *"A"* yang juga pendapat mayoritas ulama'

الله اعلم


Kontributor : mbakrizq manqul pada Ust. Gunawan Wisnu - Tangerang

Nah, kalau kalian nifasnya berapa hari ya? Kalau praktek junubnya gimana nih? Cek postingan selanjutnya ya,
Sharing yuk, tinggalkan komen dan jika bermanfaat silahkan share tulisan ini. :-)

Comments

Banyak Dibaca

Jenis-jenis Sabar Yang Patut Kamu ketahui

Doa Anti Mainstream Untuk Pengantin Baru